Permodelan Lingkungan #1

Salah satu mata kuliah S2 yang sedang saya ambil. Materi diambil murni dari catatan kuliah di kelas. Kayaknya keren aja kalo bisa modelling sesuatu. Ada mirip-mirip programming, tapi ga mirip banget.
Tapi apa sih model itu? manusia model? kenapa perlu model? Cekidot gan!

Definisi Model

Model adalah penggambaran, penyederhaan, miniatur atau peniruan.
Permodelan Lingkungan adalah penggambaran proses lingkungan beserta hubungan antar komponen/variabel pembentuknya menggunakan representasi logika dan matematika.
Permodelan merupakan cabang analisis ilmiah.Kegiatan permodelan meliputi: pembuatan konsep, pengorganisasian, komunikasi, pemahaman, analisis, uji coba pengukuran di lapangan, ramalan, prediksi, peringatan dini dan optimasi pengambilan keputusan.

Manfaat Model

  1. Menganalisis dan membantu menjelaskan proses fisik, kimia, biologi
  2. Melihat interaksi antar variabel
  3. Melihat karakteristik transport (penyebaran)

Kelebihan Model

Untuk berbagai simulasi sehingga dihasilkan banyak alternatif solusi dan keputusan yang diambil dapat berkualitas.

Misalnya nih ya mau tau bener ga sih kalau adanya peningkatan transportasi masal bakal bisa mengurai kemacetan di jakarta. Jangan-jangan cuma 1-4% lagi penurunannya dan masih tetap macet. Terus transportasi masal apa sih yang efektif, apakah bus, MRT, LRT, atau malah jalannya yang harus diperlebar lagi.
Contoh lainnya lagi insinerator. Bener ga sih insinerator bakal efektif ngurangin sampah, atau sebenarnya ga terlalu efektif, malah mungkin pengelolaan sampah yang mesti diperbaiki, misal tempat sampahnya terpilah, mobil angkutnya ada buat sampah terpilah, ada fasilitas pengomposan di setiap rt, dan lain-lain.
Nah, hal-hal yang seperti ini harusnya diprediksi dulu sebelum membuat keputusan.

Kekurangan Model

Tidak ada model yang dapat memprediksi secara akurat. Model berjalan baik jika ditunjang data observasi/pemantauan yang baik dan kontinu. Model bukan pengganti monitoring dan dari segi akurasi masih di bawah monitoring.

Hal yang harus diperhatikan dalam model:

  1. Teori
  2. Asumsi
  3. Metode Numerik, yaitu mengubah suatu persamaan differensial menjadi persamaan numerik yang dimengerti oleh komputer karena komputer menggunakan bahasa binary dan hanya bisa +-*/

Ruang Lingkup

  1. Permodelan proses fisik/kimia/biologi
    • Proses penyebaran fisik (adveksi, difusi, dispersi, deposisi)
    • Proses interaksi antar molekul (asosiasi, difraksi, aglomerasi)
    • Proses reaksi kimia antar molekul
    • Proses pertumbuhan biologi
  2. Permodelan manajemen lingkungan
    • Permodelan sistem dinamik
    • Permodelan konsep (ekosistem, sistem sosial/ekonomi)

Contoh: Model populasi manusia, populasi hewan, pencemaran sungai, pencemaran air tanah, prediksi dampak AMDAL

graph
Prediksi gas metan dari landfill; Contoh model dinamika menggunakan software stella

Ruang Lingkup TL

Sumber daya air, penyediaan air bersih, pengolahan air limbah, pengolahan limbah padat, persampahan, pencemaran tanah dan udara

Tahapan Modelling

  1. Real world problem, disimplifikasi jadi
  2. Working model, berbentuk diagram dan angka
  3. Mathematical model, berbentuk persamaan
  4. Computational model, persamaan diubah dengan metode numerik
  5. Results/conclusion, hasil simulasi
  6. hasil terus diinterpretasi terhadap real world problem
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s