Klasifikasi Model Matematika

Lanjutan materi minggu 3 dan 4.Mathematical Models 3rd Classification

  1. Deterministic vs Stokastik
  2. Lumped parameters vs Distributed parameters
  3. One dimension vs Several dimension
  4. Linear vs Non linear
  5. Steady state vs Time dependent
  6. Time invariant vs Time varying
  7. Autonomous vs Non autonomous

*Poin no 4-7 adalah dynamic models

Model harus kontinu, akan lebih bagus namun lebih mahal. Sedangkan diskrit hanya pada segmen waktu tertentu. Lebih mudah dibuat dan data lebih sedikit, namun tidak detil. Ada kondisi ekstrim yang tidak tertangkap.

Model itu tergantung kebutuhan, tergantung komputer/sumber daya. Steady state dan non steady state sama baiknya.

Mathematical Models 5th Classification

  1. Analytical Solution
    • Differential calculus, dipakai jika ada perubahan terhadap waktu
    • Algebra, lebih kompleks dibanding numerik
  2. Numerical Solution
    • Numerical calculus, contoh: numerical methods for PDEs (partial differential equation). Dibagi lagi menjadi:
      • Finite difference method
      • Finite elements method
      • Callocation method

Pollutant Classification

Dibagi menjadi 3 yaitu:

  1. Organic
  2. Radioactive
  3. Non organic

Radioactive dan non organice dibagi lagi menjadi non metals, metalloids, metals. Metals dibagi lagi jadi transition metal, heavy metals. Tiap tiap ini ada yang toxic dan non toxic.

Pilih model yang cocok dengan masalah. Jangan pilih yang terlalu canggih karena diperlukan data yang banyak dan data ini harus dilengkapi agar errornya sedikit.

Manfaat model adalahh untuk risk assessment, seperti menentukan dosis yang berbahaya bagi manusia. Biasanya digunakan dalam kesehatan. Pendekatan untuk menghitung risk assessment induvidu dan komunitas berbeda. Individu secara analistik, sedangkan komunitas secara statistik/probabilistik.

Rapid atau detailed assessment akan berpengaruh ke waktu pengerjaan. Semakin detil semakin lama.

Contoh model:

  1. Modelling of streams: instantaneous input atau continuous input, cross sectional surface area, physical characteristics of channel determine these terms
  2. Model udara: CMAQ (free software, dikembangkan oleh komunitas dan saat ini dianggap terbaik), Airmod

Seorang pembuat model harus mengerti fenomena alam 50% dan model 50% agar bisa membuat model yang baik.

Jangan terpengaruh beli produk non lokal karena kadang datang susah dilengkapi, contoh model dari luar ada memasukkan input 4 musim, parameter-parameter yang datanya susah didapat di indonesia, dll.

Baca juga:

Permodelan Lingkungan #1

Permodelan #2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s