Tempat kerja yang kebanyakan menjadi tujuan freshgraduate teknik lingkungan

Dari sekian banyak topik yang telah saya rencanakan lama untuk ditulis, akhirnya topik yang baru terpikirkan hari ini lah yang saya wujudkan.

Well, tak terasa sudah hampir 10 bulan saya lulus dari prodi sarjana teknik lingkungan. Tepat sebulan lagi adalah hari dimana saya sidang. Tentunya status freshgraduate sudah harus siap-siap dilepaskan karena sebentar lagi bakalan ada lulusan baru dari angkatan di bawah saya. 

Artikel yang saya baca menyebutkan bahwa freshgraduate ialah mereka yang baru lulus dalam periode kurang dari 6 bulan sejak diwisuda. Lebih dari itu, entah sudah mendapat kerja atau belum, sudah tidak terkategori freshgraduate lagi. Waah, kalau seperti ini berarti sudah lama status freshgrad saya gugur ya.

Berikut ini urutan kerjaan yang biasanya banyak dimasuki lulusan baru teknik lingkungan. Urutan ini berdasarkan pengamatan pribadi seadanya dari angkatan saya yang lulus. Continue reading “Tempat kerja yang kebanyakan menjadi tujuan freshgraduate teknik lingkungan”

Advertisements

Mengunjungi proyek baru di TPA Rawa Kucing, Tangerang

​Pada bulan Maret lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi TPA Rawa Kucing sebagai bagian dari OJT CPNS yang sedang saya jalani. TPA Rawa Kucing berlokasi di Kota Tangerang. Untuk sampai ke lokasi, memakan waktu kurang dari 2 jam perjalanan dari Jakarta. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melihat konstruksi pembangunan zona baru untuk penimbunan sampah dengan metode sanitary landfill.

Seperti umumnya bangunan TPA lama di indonesia, lokasi/zona penimbunan tidak menggunakan konstruksi apapun, melainkan hanya menggunakan prinsip open dumping. Metode seperti ini harusnya sudah tidak boleh digunakan lagi karena air lindi dari penimbunan sampah dapat meresap masuk ke dalam tanah dan lebih jauh lagi dapat mengkontaminasi air tanah. Sumur-sumur air tanah warga yang berada di sekitar TPA dapat tercemari.

Pada proyek baru di TPA Rawa Kucing, dilakukan beberapa pekerjaan peningkatan TPA, salah satunya pembangunan zona penimbunan baru dengan konstruksinya menggunakan metode sanitary landfill (lahan urug saniter).  Continue reading “Mengunjungi proyek baru di TPA Rawa Kucing, Tangerang”

4 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Tidak Terikat, Gen Millennial dan Z Wajib Tau!

Pada tahun 2020, diprediksi generasi millennial akan mendominasi populasi Indonesia. Generasi millennial atau disebut juga generasi Y dalah manusia yang lahir diatas tahun 1980-an hingga 1997. Selain itu, ada pula yang terbaru generasi Z. Definisi rentang umur generasi Z bermacam-macam menurut sejumlah. Ada yang menyebutkan bahwa awal mula generasi Z adalah yang lahir 1993, 1995, atau setelah 2000. Yang jelas, semua sepakat bahwa generasi Z adalah orang-orang yang lahir di generasi internet berkembang pesat.

Setiap generasi memiliki karakteristiknya masing-masing. Pandangan hidup generasi millennial dan generasi z berbeda jauh dari generasi orang tua mereka yaitu generasi baby boomers atau generasi x , termasuk dalam memilih pekerjaan.

Generasi orang tua kita dulu kebanyakan memandang kesuksesan adalah ketika dapat diterima kerja di perusahaan yang bagus dan mendapatkan gaji bulanan secara rutin. Pekerjaan seperti ini umumnya terikat dengan waktu. Setiap hari melakukan rutinitas bekerja 8 atau 9 jam bahkan lebih berada di kantor. Continue reading “4 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Tidak Terikat, Gen Millennial dan Z Wajib Tau!”

Review Teknik Lingkungan: Suka Duka?

Kalau saya menanyakan hasil nyata dari kerja seorang arsitek apa? Kebanyakan bisa menjawab dengan cepat yaitu merancang bangunan-bangunan.

Kalau saya menanyakan hasil nyata dari kerja seorang insinyur teknik sipil apa? Pasti sudah tau juga yaitu jembatan, jalan, bendungan, bangunan menjulang tinggi dan lain-lain.

Kalau saya menanyakan hasil nyata dari kerja insinyur teknik lingkungan apa? ((Tik tok tik tok)) ((mikir keras)) itu ngapain ya? *malah nanya balik*

Bahkan ke keluarga saya pun, saya masih belum bisa menjelaskannya dengan baik. Kenapa? Karena hasil kerja nyatanya untuk kemaslahatan orang banyak masih langka di lingkungan rumah saya, di tempat tinggal kakek nenek saya, di tempat tinggal om tante saya.

Saya ingin jawabnya insinyur teknik lingkungan mendesain bangunan instalasi pengolahan air bersih di PDAM, tapi air bersih di rumah saya dari air sumur yang dibangun tukang sumur ledeng. Continue reading “Review Teknik Lingkungan: Suka Duka?”

Pengalaman membuat kartu NPWP di Pekanbaru melalui pendaftaran online

Kartu NPWP atau nomor pokok wajib pajak diperlukan oleh seorang pegawai atau pemilik usaha sebagai persyaratan administrasi perpajakan. Singkatnya, berdasarkan peraturan setiap orang yang berpenghasilan/bekerja harus menyisihkan penghasilannya (bayar) pajak untuk negara. Dalam hal kerja, NPWP diperlukan oleh seorang pegawai agar gajinya bisa turun. Setiap bulan, sebagai warga negara yang baik, sepersekian gaji akan otomatis dipotong buat pajak. Jadi ya mau tidak mau, harus punya kartu NPWP.

Dari yang saya baca, NPWP ini juga menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan pelayanan umum lainnya, seperti kartu kredit bank (tapi saya tidak akan pernah butuh ini juga), paspor, pesyaratan lainnya.

Tidak seperti zaman dulu. Proses pengurusan NPWP sekarang mudah sekali, cepat, dan tanpa perlu keluar rumah. Satu lagi, Gratis -tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun- (Kan mau setor duit kesana, pelayanannya mesti bagus dong)

Dimana situs daftar onlinenya?  
https://reg.pajak.go.id

Tahapannya bagaimana?

  1. Kalau belum punya akun, daftar untuk buat akun dulu. Ikuti semua prosedurnya. Isi semua form dengan benar. Petunjuk pengisian sudah cukup jelas.
  2. Masukkan alamat kantor pajak sesuai asal ktp. Kalau saya pilihnya lokasi KPP Pratama Pekanbaru Tampan.
  3. Beberapa KPP di daerah lain ada yang meminta surat keterangan sebagai pegawai dilampirkan. Namun, di KPP Pekanbaru untungnya tidak perlu.
  4. Terakhirnya klik permohonan.
  5. Tunggu maksimal satu hari, sampai ada balasan lewat email.
    Oke saya sudah nunggu satu hari tapi belum ada balasan juga. Akhirnya saya telepon ke KPP Pekanbaru sesuai yang tercantum di pendaftaran: (0761)40846;40836. Saya beritahu bahwa saya sudah daftar online kemarin. Alhamdulillah akhirnya langsung diproses saat menelepon itu juga. Email balasan langsung masuk dan sudah ada informasi nomor NPWP di email tersebut.
    TIPS: Kalau mau cepat diproses, coba langsung telepon ke kantor KPP.
  1. Saat ditelepon juga ditanyakan, mau memilih mau jemput kartunya langsung ke kantor atau dikirim. Saya memilih jemput langsung keesokan harinya karena lebih cepat. Soalnya dikarenakan sesuatu (lupa alasannya), saat itu dikabarkan kalau mau dikirim membutuhkan waktu 1 minggu.
  2. Kartu sudah jadi dan nomor NPWPnya sudah bisa digunakan.

Sekian tulisan singkat ini karena memang proses pengurusan NPWP saat ini memang mudah dan cepat. Selamat mencoba.

Apakah jurusan teknik lingkungan cocok untuk perempuan?

Di percarian salah satu post saya, ada muncul kalimat ‘Apakah teknik lingkungan cocok untuk wanita’?

Saya akan mencoba menjawab dari kaca mata saya.

Kalau kalian bertanya mengenai kuliah jurusan teknik lingkungan, saya katakan mau cowok ataupun cewek silahkan mengambil jurusan ini. Malah saya anjurkan juga kalian mempelajari teknik lingkungan walaupun tidak ingin bekerja di bidang ini.

Tapi, kalau kalian bertanya mengenai dunia kerja teknik lingkungan, saya katakan untuk kita yang perempuan berpikirlah ribuan kali sebelum memilihnya.

Mungkin buat para ukhti-ukhti, jawaban ini lebih relevan. Atau mungkin buat kalian yang belum jadi ukhti-ukhti tapi ingin jadi ukhti-ukhti nantinya, mungkin ini bisa menambah wawasan.

Continue reading “Apakah jurusan teknik lingkungan cocok untuk perempuan?”

Dilema jadi calon pegawai

Februari 2018. Banyak sekali kejadian yang terjadi begitu cepat pada bulan ini. Tempat baru. Lingkungan baru. Kerjaan baru. Titik balik kehidupan.

Awal Januari lalu saya bersyukur dapat diterima cpns di salah satu kementerian yang memiliki beban kerja tinggi. Ya benar, kementerian tersebut pilihan tersebut dan profesi tersebut adalah pilihan saya juga sejak dulunya. Jujur, senang saat itu, profesi yang saya ingin sejak kuliah semester 5 sudah hampir terwujud yaitu kerja di pemerintahan.

Saat semester 5 berkuliah, masih bingung banget mau kerja apa bagaimana dan dimana. Makin banyak mengenal lebih dalam mengenai jurusan perkuliahan yang diambil ini, makin ragu akan karir dan nasib kedepannya. Euforia sebagai mahasiswa baru telah habis dan saya siap tidak siap harus menghadapi realita yang rasanya semakin pahit.

Sedikit pengakuan, saya akhirnya tak ada bedanya dengan mahasiswa yang mengalami pikiran ‘salah jurusan’.

Continue reading “Dilema jadi calon pegawai”