Tentang Al-Baqarah (2)

Part 1 disini.


Q: Bagaimana keadaan manusia yang menyembah selain Allah di hari akhir nanti?
Menyesal.

“Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besarnya cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim* itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan Allah sangat berat azab-Nya (niscaya mereka menyesal).” (QS 2:165)

Keterangan lanjutanya ada di ayat 166 dan 167.

*Zalim disini ialah orang yang menyembah selain Allah. Maksudnya ketika orang yang zalim tersebut melihat sesembahan mereka tidak memberikan manfaat sama sekali pada hari kiamat, mereka pasti meyakini bahwa seluruh kekuatan hanya milik Allah.

Banyak orang yang dalam melakukan sesuatu mengikuti kebiasaan yang ada di daerahnya, contohnya adat, agama, dll. Padahal kebenaran mesti dicari. Jangan ngikutin nenek moyang saja. Dulu orang arab pada masa jahiliyah dalam beribadah mengikuti kebiasaan nenek moyang mereka, yaitu menyembah berhala (patung).

Dan apabila dikatakan kepada mereka, “ikutilah apa yang diturunkan Allah”, mereka menjawab, “(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya). “Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk. (QS 2:170)

Q: Bagaimana sebenarnya hakikat kebaikan itu?
Baik itu tidak hanya ke sesama manusia, tetapi juga dia beriman.

“Kebajikan itu bukanlah menghadap wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekan hamba sahaya, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itu lah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS 2:177)

Q: Bagaimana hukuman bila membunuh manusia?
Bayar qisas. Penjelasannya QS 2:178-179.

Q: Bagaimana cara membuat wasiat harta sebelum meninggal?
Membuat wasiat pun ada aturannya, jangan berat sebelah dan ga boleh sembarangan. Penjelasannya di QS 2: 181-183.

Q: Ayat yang menjelaskan tentang perintah puasa? kenapa mesti puasa dan bagaimana bila tidak bisa berpuasa?
Puasa supaya bertaqwa dan hukumnya wajib. Penjelasannya di QS: 183-185.

Q: Apa saja makanan yang diharamkan dalam islam?
Makan daging hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Kalau ga nyebut nama Allah atau apapun, wallahualam. Intinya makan yang halal, yang baik-baik. Biar amannya  bisa dicek ada sertifikat halal atau tidaknya dari MUI. Untuk liat produk apa saja yang udah disertifikasi oleh MUI, bisa cek disini

“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS 2:168)

“Wahai  orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (QS 2:171)

“Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Tetapi barang siapa terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”. (QS 2:173)

Q: Banyak sekali peperangan di negara timur tengah sana yang kini terjadi. Bagaimana sebenarnya islam memandang perang?
Entah apa alasan sebenarnya yang memicu peperangan. Yang pasti tidak semua orang timur tengah sana adalah muslim.
Penjelasannya dapat dilihat di QS 2:190-193. Di al-qur’an juga dijelaskan tata cara berperang. Perang harus di jalan Allah dan tidak melampaui batas. Kalau musuh bertobat kemudian mereka beriman, maka mereka bebas (tidak ada lagi permusuhan). Saya pernah baca, kalau tidak ada penjara yang dibikin muslim pada zaman dulu karena perang tujuannya memang untuk menegakkan islam. Lain halnya di kerajaan romawi, persia, atau eropa lainnya. Mereka membuat penjara-penjara untuk menyiksa tahanan perang. Di Indonesia aja bisa ditemukan bekas jajahan belanda dulu berupa goa-goa bekas penjara.

Q: Bagaimana sikap kita bila menyenangi suatu hal?
Ini ayat yang buat saya selalu bersabar ketika menghadapi kegagalan atau tidak tercapai keinginan saya. Terkadang juga ketika merasa terpaksa menjalankan perintah agama. Terpaksa disini maksudnya ketika langkah saya tertahan untuk melakukan ini itu, sementara orang lain bisa bebas melakukan keinginannya.

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS 2:216)

Q: Apakah mukjizat yang ada pada Nabi Isa adalah pemberian Allah?
Ya.

“Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Sebagian mereka ada yang (langsung) Allah berfirman dengannya dan sebagiab lagi ada yang ditinggikan-Nya beberapa derajat. Dan Kami beri ‘Isa putra Maryam beberapa mukjizat dan Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus*. Kalau Allah menghendaki, niscaya orang-orang setelah mereka tidak akan berbunuh-bunuhan, setelah bukti-bukti sampai kepada mereka. Tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) yang kafir. Kalau Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Tetapi Allah berbuat menurut kehendak-Nya.” (QS 2:253)

Q: Ayat yang menjelaskan tentang Allah?
Ayat kursi dan banyak lainnya lagi.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah-Ku) dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran”. (QS 2:186)

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha hidup, yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya). tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang di langit dan apa yang di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui sesuatu apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya* meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha tinggi, Maha besar.” (QS 2:255)

*Sebagian mufasir mengartikan dengan ilmu Allah, ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya. dan ada juga yang menafsirkan lain.

Q: Orang islam pelit-pelit?
Masa sih? Banyak sekali ayat di al-qur’an yang Allah menyuruh untuk berinfaq, kepada siapa berinfaq, tata cara nya bagaimana mulai dari meluruskan niat (hanya mengharap ridha Allah), hingga jangan sampai cara kita berinfaq menyakiti orang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s