Tentang Al-Baqarah

Akhir-akhir ini saya mulai mencoba untuk membaca terjemahan al-qur’an setelah hampir 14 tahun bisa membacanya namun jarang sekali untuk ingin mengetahui artinya. Karena suatu dan lain hal, ‘saya merasa kalah’ dibanding (mungkin ada) non muslim yang sudah menamatkan membaca terjemahan al-qur’an.

Semakin hari, saya semakin percaya bahwa al-qur’an diturunkan oleh Allah melalui wahyu yang diberikan kepada rasulullah. Diperkuat lagi bahwasannya rasulullah dan sahabat-sahabatnya bisa menghapal al-qur’an padahal dahulu al-qur’an belum bentuk yang dibukukan. Saya lupa pada zaman khalifah apa dibukukan. Sepahaman saya, tujuan pembukuan agar al-qur’an tidak hilang dari manusia. Terlebih lagi, dahulu para sahabat penghapal al-qur’an telah gugur satu per satu.

Berikut beberapa catatan yang saya tandai pada juz pertama al-qur’an (yang sekiranya menurut saya dekat dengan kehidupan manusia). Rencananya akan saya buat dalam beberapa postingan. Saya buat dalam bentuk tanya jawab seolah-olah dari orang awam biar gampang dimengerti.

  1. Q: Beneran ga sih al-qur’an ini ‘benar’?

    “Kitab (Al-qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-baqarah 2:2)
    “Dan jika kamu meragukan (Al-qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengan-nya dan ajaklah penolong-penolong-mu selain Allah jika kamu orang-orang yang benar.”(2:23)
    “Jika kamu tidak mampu membuat-nya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.”(2:24)

    Ini jawaban dari Allah buat orang-orang yang merasa ragu dengan al-qur’an. Bukti keabsahan Al-qur’an. Ada pada halaman pertama. Penjelasan tentang siapa orang yang bertakwa dijelaskan lagi pada ayat 3 dan 4.

  2. Q: Siapa yang disebut kafir?
    Mungkin ada non muslim yang merasa tersinggung ketika ada yang mengatakan dirinya kafir. Dulu saya pikir artinya kafir, musyrik, sirik sama saja, ternyata beda. Pada ayat ke 6, Allah menyebutkan kata kafir. Penjelasan tentang kafir saya baca pada catatan kecil dibawahnya.
    “Kafir, jamaknya kuffar, yaitu orang yang tidak percaya kepada Allah, rasul-rasul-Nya, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan hari kiamat.”
  3. Q: Kan Rasulullah baru ada tahun 571 M dan diangkat menjadi nabi pada umur 40 tahun, islam belum ada dong berarti sebelum itu. Bagaimana dengan orang-orang yang meninggal sebelum islam ada?
    Ini pernah saya pertanyakan juga beberapa tahun lalu. Sahabat nabi jauh sebelum itu juga pernah bertanya. Dan inilah jawaban dari Allah.

    “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yahudi, orang-orang nasrani, dan orang-orang Sabi’in, siapa saja (di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhan-nya tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”(2:62)

    Q:Berarti agama yahudi dan nasrani bener juga dong?
    Tunggu dulu. Ayat ini ada nyambungnya juga ke ayat lain yang ada di Surah Ali-Imran.

    “Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab* kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (Ali-Imran 3:19)
    “Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu berbantah-bantahan** tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil diturunkan setelah dia (Ibrahim)? Apakah kamu tidak mengerti? Begitulah kamu! Kamu berbantah-bantahan tentang apa yang kamu ketahui, tetapi mengapa kamu berbantah-bantahan juga tentang apa yang tidak kamu ketahui? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus***, muslim, dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik. Orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang yang mengikutinya, dan Nabi ini (Muhammad), dan orang yang beriman. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman.” (3:65-68)

    Catatan:
    *Kitab yang dimaksud ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-qur’an.
    **Orang yahudi dan nasrani masing-masing menganggap Nabi Ibrahim a.s itu dari golongannya. Lalu Allah membantah mereka dengan alasan bahwa Nabi Ibrahim a.s itu datang sebelum mereka.
    ***Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.


    Intinya dengan tegas Allah mengatakan satu-satunya agama yang diterima disisi Allah adalah Islam. Untuk orang-orang yang mengklaim kalau ada nabi yang agamanya selain islam, itu tidak benar. Semua nabi terdahulu adalah seorang muslim dan agamanya islam. Entah darimana istilah yahudi nasrani dll. Islam adalah agama yang original dan ada sejak manusia pertama diciptakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s