Pekanbaru People Say (Bahasa)

Sebuah tulisan ensiklopedia bahasa daerah yang semoga ada menambah pengetahuan. Ini dalam edisi rindu ngomong bahasa pekan tapi ketika ngomong jadi merasa aneh.

1. Sambal

‘Ma sambal hari ini apa?’ ‘Mama masak ayam hari ini’.

Do you get the meaning? Bukan saus sambal ya. Biasanya saya nyebut lauk pauk itu sambal. Mungkin ini karena ada akulturasi dari budaya minang kali ya. Kalau di minang nyebutnya ‘samba’. Ga ngerti juga apa ini bahasa di rumah saya saja atau sama se kota. Trus kalo nyebut sambal yang asli apa? Ya nyebutnya cabe.

‘Ma makanannya jangan dikasih cabe’. Begitu.

2. Kantong asoy

Ini sejenis pembungkus berbahan plastik. Nama lainnya kresek atau nama nasionalnya kantong plastik. Saya kadang mikir juga asal mula nama asoy-nya darimana ya?

3. Oplet

Ini nama buat angkutan kota atau angkot. Kalau sedang beruntung, anda akan menemukan oplet yang musiknya kenceng banget sampai kedengaran ke kendaraan lain. Dulu waktu SD, saya pulang sekolah naik oplet sama teman-teman. Kadang ngetemnya lama sampai opletnya penuh. Alhamdulillah baik-baik saja dan ga budeg walaupun kadang nemu oplet jenis begitu.

4. Mada

‘Ndeh, mada kali anak ni. Dah dibilang jangan pergi, pergi juga dia’

Biasanya ibu-ibu suka nyebut anaknya mada kalau anaknya ga mau dengerin kata ibunya. Entah di sekolah di rumah di pasar pasti ada yang nyebut mada. Mada = nakal. Btw, ini merupakan asli bahasa minang yang sering digunakan di pekan.

5. Peraut atau peruncing

Entah kenapa teman saya bingung ketika saya menyebut peraut atau rautan. Kadang saya juga nyebutnya peruncing. Rautan pensil. Saya tanya ke gugel, ngerti kok gugelnya.

6. Jilbab sorong

Ini sebutan buat jilbab instan atau jilbab yang langsung pakai. Kalau buat jilban segi empat, saya nyebutnya jilbab petak.

7. Bising

Biasanya lebih sering digunakan kata ‘bising’ untuk merujuk hal yang ‘ribut’. Entah untuk orang yang banyak ngomong, meribut ga jelas, atau suatu kondisi ribut.

‘Bising kali kau ni’. ‘Bising kali lah disini’. Begitu.

Advertisements

Ketika Senja Aku Pulang

Ketika Senja Aku Pulang

Ini puisi yang saya tulis 3 tahun yang lalu saat masih jadi maba. Dan sekarang saya sudah di tingkat akhir! Benar-benar tak terasa! Here we go, saya repost ulang puisinya disini. Part terakhirnya ditambahin teman.

Ketika senja aku pulang
Semilir angin mengelus wajahku
Jejak langkah-langkah menjadi walkman kecilku
Daun-daun kering menghujani ubun-ubunku
Warna warni pelangi menyala di kornea mataku

Ketika senja aku pulang
Suara sayup-sayup sang gajah berbisik kepadaku
Supaya aku kembali esok hari lagi,
hingga nanti aku benar-benar pantas untuk pulang

Ketika senja aku pulang
Seharian bersama gajah,
lelah rasanya, tapi akan kulalui bersama gajah
Agar nanti, ketika senja aku pulang
aku pulang dengan kebanggaan

Review: Aplikasi belajar bahasa inggis, ‘Hello English’

Review 1.png

Hi, What’s up?

Few days ago, i installed some applications about english practice to improve my english ability. One of them is hello english. It is free and you can download it at play store anytime. Actually, i already have some, the most of them is TOEFL. I think they are boring and their interface is plain. Hello english is better compare to duolingo, this application is offline so you can practice anywhere.

I speak a little english. So, i will review it in bahasa.

Continue reading “Review: Aplikasi belajar bahasa inggis, ‘Hello English’”