Ini puisi yang saya tulis 3 tahun yang lalu saat masih jadi maba. Dan sekarang saya sudah di tingkat akhir! Benar-benar tak terasa! Here we go, saya repost ulang puisinya disini. Part terakhirnya ditambahin teman.

Ketika senja aku pulang
Semilir angin mengelus wajahku
Jejak langkah-langkah menjadi walkman kecilku
Daun-daun kering menghujani ubun-ubunku
Warna warni pelangi menyala di kornea mataku

Ketika senja aku pulang
Suara sayup-sayup sang gajah berbisik kepadaku
Supaya aku kembali esok hari lagi,
hingga nanti aku benar-benar pantas untuk pulang

Ketika senja aku pulang
Seharian bersama gajah,
lelah rasanya, tapi akan kulalui bersama gajah
Agar nanti, ketika senja aku pulang
aku pulang dengan kebanggaan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s